Issue

Encapsulate traditional elegance with up-to-date news about art & crafts, culture, festive agenda, events, travel & tourism, figure biography et cetera

/
Sustainable Living: Girlfriend Collective

Tuesday, September 17, 2019

Sleek, seamless shapes. Durable design. Lightweight and breathable fabrics. The athleisure wear masterminded by Girlfriend Collective ticks all the right technical and aesthetic boxes – and what’s more, each set of compressive leggings is made from 25 recycled post-consumer plastic bottles. Crafted from ECONYL® – a fiber derived from recycled fishing nets and other plastic waste gathered from oceans and landfills – the Girlfriend Collective range is stocked by sustainable clothing platform Reformation, with sports bras retailing at a reasonable $38-$48 and leggings at $68-$88.

Origin article: 5 Sustainable Fashion Brands That Won't Break The Bank

Photo: Girlfriend Collective Instagram

/
Perjalanan M I U M O S A menjadi bagian dari BIP BEKRAF 2019.

Wednesday, September 11, 2019

Jakarta- Pembekalan dan Pengikatan Komitmen Perjanjian Kerja Sama Penerima Bantuan Insentif Pemerintah (BIP) 2019 yang diadakan oleh Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) dengan menyertakan enam puluh dua usaha terpilih dari seluruh sebaran wilayah di Indonesia telah memasuki acara puncaknya kemarin (10/9) di Hotel Harris Vertu, Harmoni, Jakarta.

 

Adalah prestasi dan kebanggaan bagi M I U M O S A sebagai salah satu usaha fashion start up yang masuk dalam daftar usaha yang mendapatkan insentif dari Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) ini. “Dengan apresiasi ini, usaha saya untuk meningkatkan derajat sepatu sebagai salah satu produk fesyen yang seringkali luput dari perhatian, rasanya berbuah manis.”, Anindya Sukarni, founder dan ceo dari M I U M O S A.

 

M I U M O S A, a Brand with Purpose: Passion½People½Planet½Profit adalah sebuah brand sepatu fesyen Indonesia yang lebih menonjolkan unsur seni dan artistry, high fashion dan detailnya dalam setiap pembuatan desain. Dengan semangat untuk melestarikan budaya nusantara lewat Batik, Tenun dan Etnik, M I U M O S A turut berkontribusi untuk mendukung produk fesyen yang ramah lingkungan atau Sustainable Fashion.

 

Tahun 2019 merupakan tahun yang sangat progresif bagi M I U M O S A. Berawal dari keikutsertaan kami dalam pameran high end fashion and lifestyle Manila Fame di bulan April 2019, sebagai partner resmi penyedia sepatu budaya (official shoe partner)  helatan duta budaya Abang None Jakarta – Kepulauan Seribu 2019 dan Gebyar Pernikahan Indonesia, rasanya cukup menjadi rekam jejak yang mengesankan dari sebuah fashion start up yang baru akan memasuki usianya yang ketiga November mendatang.

 

“Kala itu sedang hectic-hectic nya membuat desain, produksi dan kampanye sepatu pernikahan (shoe couture) adat, ketika sebuah surel datang agar berpartisipasi dalam kurasi BIP Bekraf. Tidak memiliki target apapun, M I U M O S A masuk dalam daftar yang lolos kurasi tahap pertama. Baiklah, saya akan serius mengerjakan proyek ini agar bisa lulus kurasi-kurasi berikutnya”, ujar Anindya, yang justru memilih kota Baku, Azerbaijan sebagai kota pertama untuk melangsungkan fashion show di tahun 2018 silam.

 

Tahapan-tahapan kurasi ini cukup jelas dan dapat diakses secara runtut di situs resmi http://bip.bekraf.go.id/ . Pengalaman berharga bertemu dengan lintas sub-sektor industri kreatif lainnya dari kuliner, aplikasi dan gim, kriya, dan film diharapkan dapat menjadi jembatan kolaborasi kreatif. Tahapan yang paling menantang dan menentukan adalah pada saat presentasi dan wawancara untuk meyakinkan tim kurator yang dipilih oleh Bekraf.

 

“Menjadi urutan paling buncit adalah kesempatan saya untuk mengkampanyekan produk sepatu fesyen M I U M O S A lebih inklusif dan luas lagi. Masukan, saran dan kritik dari tim juri justru membuat lecutan semangat bagi saya untuk berkarya lebih baik lagi dan mampu memilah skala prioritas usaha”.

 

Tahap kurasi akhir ditutup dengan kunjungan kerja verifikasi di lokasi usaha.

 

Industri kreatif di Indonesia sudah memberikan kontribusi yang baik untuk membantu perekonomian nasional. Hal tersebut bisa terlihat dari meningkatnya jumlah industri kreatif di Indonesia dan tingginya pelaku UKM yang mulai go digital. Semoga dengan adanya Bantuan Insentif Pemerintah ini mampu menjadi solusi dari masalah pendanaan dan management usaha yang menjadi kendala terbesa usaha kreatif untuk tumbuh dan berkembang.

/
M I U M O S A, Coloring #INDONESIA, the True Beauty. An Art Fashion Exhibition.

Sunday, September 8, 2019

Siaran Pers.

Menjadi mitra Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) melalui kompetisi Bantuan Insentif Pemerintah (BIP) 2019 dan mewakili Indonesia dalam forum ASEAN Capacity Building Workshop on the Development of Women-owned MSMEs through E-commerce atas rekomendasi dari Kementrian Koperasi dan UKM, bisa jadi adalah apresiasi yang membanggakan bagi perkembangan M I U M O S A di penghujung tahun ini.

Tahun 2019 merupakan tahun yang sangat progresif bagi M I U M O S A. Berawal dari keikutsertaan kami dalam pameran high end fashion and lifestyle Manila Fame di bulan April,  menjadi partner resmi penyedia sepatu budaya (official shoe partner)  helatan duta budaya Abang None Jakarta – Kepulauan Seribu 2019 dan Gebyar Pernikahan Indonesia, rasanya cukup menjadi rekam jejak yang mengesankan dari sebuah fashion start up yang baru akan memasuki usianya yang ketiga November 2019 mendatang.

 

M I U M O S A, a Brand with Purpose: Passion.People.Planet.Profit adalah sebuah brand sepatu fesyen Indonesia yang lebih menonjolkan unsur seni dan artistry, high fashion dan detailnya, dalam setiap pembuatan desain. Dengan semangat untuk melestarikan budaya nusantara lewat Heritage Batik, Traditional Weaving dan Energetic Ethnic, kami turut berkontribusi untuk mendukung produk fesyen yang ramah lingkungan atau Sustainable/Ethical Fashion.

 

Kami sangat berterima kasih kepada seluruh pihak yang selalu memberi dukungan untuk terus berkarya dan berkontribusi positif untuk negeri ini. Solo Exhibition yang bertajuk Coloring #INDONESIA, the True Beauty merupakan agenda art-fashion yang kami persembahkan untuk Anda.

Temukan pengalaman dan inspirasi kami lewat program kegiatan berikut: 

#WEAREMIUMOSA. Up close and personal, meet and greet, a gathering, and, an afternoon tea.

Launching our international collaboration with a clothing line from Manila, Philippines. M I U M O S A x RAFIKIMONO.

Reveals the Iconic M I U M O S A Geometry Batik Patented.

Engagement with customers, shareholders, media, investor, retailer, artisan and people who intended with fashion business especially, shoe business.

Showcased our artistry workshop behind the making on The Art of Shoe-Making, How We Do It.

True Beauty is born through our action and aspirations and in the kindness, we offer to others.

With Love and Gratitude,

Anindya Sukarni

Founder & CEO, M I U M O S A

 

Kontak Media dan Permintaan Media Kit:

Graha Jepe 9 Lantai 2.

Jl. Raya Ragunan No.9, Jakarta Selatan

T. +6221 2278 4692

E. info@miumosa.com

Http://www.miumosa.com

 

/
Why is the September issue so important to fashion?

Monday, August 12, 2019

The September issue is the magazine world's equivalent of January, it's very own new year.

The concept of a September issue’s impact was bolstered by the eponymous 2009 documentary, following Vogue’s editor-in-chief Anna Wintour and former creative director Grace Coddington’s road to putting the ‘book’ together in 2009. It’s a record 840 pages and  Wintour supervises the production of each one.

 

The September issues of fashion magazines are traditionally seen as the most important of the year because they carry the most advertising, and cover stars generally have pulled within the industry.

What About Indonesia? Does it crucial to make September’s Cover Page?

Although there are many notable fashion weeks around the world, only four are known as the "Big Four": Paris, Milan, London, and New York.

These mega fashion capitals have a significant influence on international fashion trends. They’re home to the most influential designers, the most important fashion weeks, and the most prominent fashion magazines, not to mention countless trade shows, exhibitions, and award shows.

These cities have been well-established as fashion capitals for decades, if not centuries. There is the forefront of fashion innovation and where fashion ideas take root and trends are defined. 

Photo: https://twitter.com/dewimag

/
What I learned from MEET MAGENTO Indonesia 2019 was truly shocked me

Tuesday, August 6, 2019

A Note from Anindya Sukarni.

"Ada dua hal yang kontradiktif di sini. Jika generasi terdahulu masih memercayai konsep Loyalty Programme, sementara generasi milenial justru sebaliknya. Tidak ada itu namanya konsumen loyal. Mereka cenderung memilih produk karena “good product, good service and good price”.

Perubahan adalah Keniscayaan. Revolusi Industri 4.0 sebagai perkembangan peradaban modern telah kita rasakan dampaknya pada berbagai sendi kehidupan. Penetrasi teknologi yang serba disruptif, menjadikan perubahan semakin cepat, sebagai konsekuensi dari fenomena Internet of Things (IoT), big data, otomasi, robotika, komputasi awan, hingga inteligensi artifisial (Artificial Intelligence). Pada akhirnya, perubahan tersebut turut mengubah cara hidup, bekerja bahkan berkorelasi pada hubungan antar manusia.

Sebagai pemilik usaha adalah penting untuk selalu menciptakan akselerasi dinamis dengan perubahan, terutama yang berkaitan dengan kepuasan pelanggan (customer driven). Adalah penting untuk memahami karakteristik perilaku konsumen (customer behaviour), tema Winning Your Customer Through Experience Driven Commerce, rasa-rasanya memang kekinian sekali.

The expert said that ….

Slamet Sudjono, pakar Digital Marketing dari TBD-Embarking New Journey dalam satu paparannya menyatakan bahwa “Loyal Customer are our Best Friend”. Loyalitas pelanggan memiliki peran penting dalam sebuah perusahaan, mempertahankan mereka berarti meningkatkan kinerja keuangan dan mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan. Pelanggan yang loyal merupakan aset penting bagi perusahaan dalam meningkatkan laba dan prospek prusahaan di masa datang.

Loyalitas ditunjukkan kedalam sebuah bentuk perilaku, pembelian berulang dan merekomendasikan produk perusahaan kepada orang lain. Drive and grow the brand, influence others, and love brand unconditionally. Dengan testimoni dan nilai positif yang mereka tularkan, diharapkan mampu menarik pelanggan-pelanggan baru.

What others perspective was truly the opposite: Millennials.

“Bukanlah loyalty yang berperan penting dalam keberlangsungan brand dan sebuah usaha. Mereka loyal karena sogokan-sogokan. Gift voucher belanja, voucher Gopay, free ongkir, diskon hanyalah sebagian kecil. Kalau ada barang bagus, servis bagus tetapi harga murah, kenapa enggak? Dengan adanya digital commerce, maka konsumen dapat melakukan komparasi antar produk secepat jari-jemari bermain ponsel canggih, sebelum akhirnya memutuskan untuk membeli.”, kurang lebih paparan Antonius Taufan, Founder & Managing Director TADA.

Advocacy is beyond customer loyalty. Advokasi bertujuan membangun hubungan pelanggan yang lebih dalam dengan mendapatkan tingkat kepercayaan dan komitmen dengan mengembangkan transparansi, dialog interaktif dan terbuka, kecepatan dan kemitraan bersama dengan pelanggan.

Alam bawah sadar saya seketika menjustifikasi sesuatu. Bagaimana dengan Apple? Dimana adalah umum dilihat habit orang rela mengantri, bahkan melakukan sesuatu yang kontroversi, untuk mendapatkan sebuah produk keluaran terbaru dengan “harga yang tidak adil.” Tidak adil karena, dengan spesifikasi yang sama, merek lain tidak dapat menjual diatas atau minimal setara dengan Apple.

“Mungkin bukan soal loyal nya atau advokasi, tetapi komitmen. Karena antara dua pendekatan di atas, pada akhirnya, membutuhkan komitmen dari kita. It is about commitment. “

 

*Meet Magento Indonesia 2019 adalah yang konferensi wajib para penggiat e-commerce Indonesia. Dibuka oleh Muliadi Jeo, director dari i.cube membawa para pakar yang kompeten di bidangnya, mulai dari Gosend, Midtrans, the F Thing, the Body Shop Indonesia, tampak pula perusahaan asing seperti Parcel Platform, Frost & Sullivan, TADA, NS8 dan lain-lain.

/
Body Shaming, No More.

Tuesday, August 6, 2019

Fittingly, two-time Grammy nominee Bebe Rexha is the new face of the contemporary sportswear brand Bebe's fall campaign created by Creative Playground. ?Outspoken about body positivity, the curvaceous performer said in talks with other clothing brands, “You hear things about your weight and your image. I think Bebe knows what I stand for and who I am. I’m very vocal about that. I love the fact that they were willing to ask a girl like me with curves who is natural. They are being inclusive. No matter what your body type is — skinny, small, thick — whatever you are, guy, girl, I think all body types are beautiful.” Tap the link to see how the singer deals with having bipolar disorder and what it is like to work with the Jonas Brothers.

Report: Rosemary Feitelberg 

 #wwdfashion? #beberexha? #bebe

/
Gebyar Pernikahan Indonesia 2019, an Exceptional Heritage Ambiance of Betawi is about to Reveals and Miumosa will be on the List

Wednesday, June 19, 2019

Wedding Festivals are diverse, fun, high energy, high fashion events where your wedding dreams can come true with rows and rows of the area's most prestigious providers.  

One of the biggest wedding fairs in Indonesia, Gebyar Pernikahan Indonesia provides prospective brides and grooms with everything they need for their big day: wedding gowns and bridal suits, pre-wedding photography, catering, event organizers, souvenirs, wedding rings, honeymoon destinations, entertainment, wedding venue, decorations, cakes and caterers, hair and make-up, invitation cards and souvenirs.

In conjuction with the 492th Jakarta Anniversary, Betawi Heritage nuances will be the theme of the exhibition which enrole in Kartika Expo, Balai Kartini, next 28-30 June 2019.

Following the successful of Abang None Jakarta-Kepulauan 2019, Mimosa is proud to present a wide array of traditional wedding dress shoes for brides and grooms.

Get Special Offers, Coupons & Wedding Deals during the exhibition. Pay as You Rent, Design Consulting or become our ambassador of the Face of Miumosa was just an example to inspire your wedding dreams at affordable pulse. (Red).

/
Beauty and craftsmanship in Manila Fame 2019

Wednesday, June 19, 2019

The artistry of the Everyday, the best words I can salute, to presents the Manila Fame’s collection of arts, fashion, design aesthetic, architecture, interior & furniture at its couture. The exhibition gives an overview of Philippines history and culture, focusing on the rich aesthetic traditions of local craftsmen. From ancient times to the present day, working with limited materials but an extensive vocabulary of symbols and motifs, Manila Fame have created objects that are both beautiful and practical. Intricately woven textiles, incised metal locks, and keys, painted pottery and richly embroidered leather bags are just a few examples that are highlighted in.

The Indonesia pavilion, a collaboration between Indonesia Embassy, Ministry of Trade,  Ministry of SME & Cooperation, and Bandung Province showcased Indonesian batik handweaving applications on furniture, clothing, houseware, and installations. Miumosa as one of thirty curated SME showcased the 2019 collection of Provocative Origin which elevates the bold and eponymous Batik and Betawi Heritage into exquisite embellished footwear designs.

The program, in operation since 2015, has so far trained 103 new craftsmen in Indonesia, Vietnam, Malaysia, Thailand, and the Philippines. The program aims to strengthen and enhance the use of the design in reinforcing cultural identity in the development and marketing of ASEAN products by sustaining the region’s master craftsmen.