• /
Lahirnya 40 Jawara: Bank Indonesia Kukuhkan Wirausaha Tangguh 2025
Sunday, December 28, 2025

Pada 28 Oktober 2025, bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, Program JAWARA Bank Indonesia 2025 (Jagoan Wirausaha Jakarta) secara resmi menutup rangkaian perjalanannya melalui Graduation Ceremony yang diselenggarakan di Sari Pacific Jakarta, Autograph Collection. Momentum ini menjadi simbol kuat lahirnya generasi wirausaha tangguh yang tidak hanya siap bertumbuh, tetapi juga siap memimpin perubahan.

Program JAWARA merupakan inisiatif strategis Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta (KPWBI Jakarta) dalam mendorong UMKM terpilih agar naik kelas dan memiliki daya saing nasional hingga global. Pada tahun kedua penyelenggaraannya, JAWARA 2025 berhasil meluluskan 40 pengusaha UMKM terkurasi dari ratusan pendaftar, setelah melalui proses seleksi dan pendampingan yang ketat.

Selama satu tahun penuh, para peserta ditempa melalui rangkaian pelatihan intensif, mentoring, business coaching, serta penguatan ekosistem usaha—mencakup manajemen bisnis, pengembangan merek, tata kelola keuangan, hingga kesiapan ekspansi pasar. Namun lebih dari itu, JAWARA membentuk karakter wirausaha yang berdaya tahan, berintegritas, dan berorientasi jangka panjang.

 

Anindya Sukarni, Alumni Jawara BI 2025

Salah satu alumni JAWARA BI 2025 adalah Anindya SukarniFounder & CEO PT. Miumosa Artha Mandiri, yang terpilih sebagai satu dari 40 pengusaha UMKM alumni tahun kedua Program JAWARA 2025 yang diinisiasi oleh KPWBI Jakarta.

Melalui program ini, Miumosa tidak hanya mengalami penguatan dari sisi struktur bisnis dan strategi pertumbuhan, tetapi juga penajaman visi sebagai brand yang mengusung nilai budaya, keberlanjutan, dan premium positioning. Perjalanan di JAWARA menjadi ruang refleksi sekaligus akselerasi—menghubungkan idealisme brand dengan realitas pasar dan tata kelola usaha yang lebih matang.

Keikutsertaan Anindya Sukarni dalam JAWARA BI 2025 merepresentasikan semangat wirausaha perempuan Indonesia yang berani membangun bisnis berbasis nilai, sekaligus adaptif terhadap tantangan ekonomi modern. (RED)