Crafting stories with purpose—where every creation inspires, empowers, and connects.
Thursday, April 16, 2020
One of the biggest ways the public hears about a new and exciting startup is when that company raises a lot of dough from venture capital firms or from a splashy crowdfunding campaign.
But do you kniw that, Bootstrapped startups have a long history in the U.S., with many of the biggest enormous businesses in the world starting just from one good idea and no initial funding, without taking any venture capital or crowdfunding dollars.
Mailchimp
In the realm of email newsletters, Atlanta-based Mailchimp is a giant. There’s a good chance you receive emails from Mailchimp in your inbox every day but don’t know it. But this massive company with nearly $700 million in annual revenue started from a bootstrapped dream. Co-founders Ben Chestnut and Dan Kurzius started the company in 2000 after being laid off from web design jobs. It took until 2007 for them to focus exclusively on MailChimp, but that focus has paid off as it is one of the biggest companies in its space. The company was named Inc.’s Company of the Year in 2017 and today it is still 100% founder-owned.
Saturday, April 11, 2020
In the Niche Industry, You've got to stay focused on a single market until you prove loyalty and expertise. Di masa depan, M I U M O S A akan menjadi sebuah inkubator mini ADOBE dimana orang-orang yang memiliki dedikasi dan hasrat akan penciptaan sempurna dari sebuah desain (fesyen) akan membuat breakingthorugh innovation di luar jalur konvensional fesyen pada umumnya yang lekat dengan kesan glamour, mewah, mahal dan prestisius. Bahwa fesyen harus memberikan manfaat seluas-luasnya bagi kehidupan. Mid Oktober 2019, sebuah perusahaan gim dan animasi yang berencana untuk partnership menciptakan sebuah gim interaktif dimana semua IP menggunakan desain otentik kami. Back ini 2018, saya sudah memikirkan untuk menciptakan sebuah aplikasi virtual 3D posturing body image untuk memudahkan pelanggan memiliki items fashion yang diinginkan hanya dengan virtual imagination. Sebuah startup boothcamp di Milan, Italy sudah membuat prototip ini Maret 2020. You are further steps ahead! Saya semakin memahami apa yang menjadi kekuatan utama dari perusahaan ini. Alam serasa membimbing untuk menemukan karakter orang-orang yang tepat untuk mencapai visi perusahaan ini. Pepatah mengatakan bahwa semua akan indah pada waktunya, kadang benar adanya. Persistent and patient, the two that matters.
Wednesday, April 8, 2020
Tidak ada perubahan aktifitas yang berlaku sebelum atau sedang pandemik? Semua kesibukan tetap berjalan, hanya saja berpindah media ke virtual meeting. Ada banyak jutaan manusia di sana yang tetap harus berkerja di jalan yang mengalami dilema antara keberlangsungan hidup atau bahaya yang menanti wabah pandemik Covid-19.
Sama seperti Anda yang merasa tidak bisa #workfromhome, banyak wirausaha kecil dan menengah kembang kempis antara mempertahankan bisnisnya atau menutup usahanya. Bagi yang optimis dan jeli menangkap peluang, justru aktifitas mereka akan jauh lebih mobile.
Saya tidak menyarankan Anda tidak mengikuti anjuran pemerintah untuk tetap di rumah, namun, jika sangat terpaksa harus keluar rumah, maka pastikan hal tersebut memang sangat mendesak dilakukan. Ada beberapa hal preventif yang bisa kita lakukan:
Berdoa dan berniat keluar rumah karena kebaikan dan terhindar dari penyakit dan segala hal-hal negatif.
Kesehatan Pola Pikir. Ketakutan yang berlebih justru akan mendatangkan penyakit. Penting untuk menjaga pikiran untuk tetap postif.
Mempersiapkan perangkat Alat Perlindungan Diri seperti #MaskerKainUntukSemua, Hand Sanitizer, cairan desinfektan seukuran tangan, pakaian yang tertutup, sarung tangan jika ada.
Membiasakan kebiasaan hidup sehat dan bersih. Menjaga jarak aman di depan publik atau social distancing, tidak berkerumun, rajin cuci tangan, menghindari penggunaan uang tunai saat bertraksaksi, menghormati norma etika yang berlaku di masyarakat adalah sedikit dari ksekian banyak contoh perilaku hidup sehat dan bersih.
Asupan gizi yang cukup, air putih 8 gelas sehari dan tetap berolahraga.Tidak mengkonsumsi makanan atau minuman yang dapat memicu timbulnya influenza, mengurangi rokok.
Menanggalkan semua atribut yang di pakai sekembalinya ke rumah dari ujung kepala hingga ujung kaki dan membersihkan diri dengan sabun.
Belum ada penelitian bahwa virus Covid-19 bisa hidup bertahan lama di sepatu, mengingat sepatu adalah salah satu kebutuhan yang tidak setiap hari berganti atau cenderung dipakai dalam waktu lama. Tetapi untuk berjaga-jaga, bisa disemprotkan cairan desinfektan.
Batasi waktu keluar rumah. Jika Anda seorang pengemudi ojek online, batasi waktu bekerja menjadi maksimal 6 jam dalam sehari. Sedikit trik, cari waktu-waktu yang memang peak yang bisa menghasilkan nominal uang yang cukup. Bagi pengusaha, usahakan hanya melakukan perjalanan dari rumah ke kantor, dan menjalani pertemuan fisik dan visit ke lapangan terbatas.
Pernah mendapati Anda disemprotkan cairan desinfektan ketika memasuki salah satu fasilitas publik? Beberapa orang dengan kulit sensitif dan cepat iritasi dengan bahan kimia mengeluhkan hal ini. Lalu bagaimana sebaiknya praktik penyemprotan desinfektan ini?
Simak tulisan dari the desk of editor selanjutnya. Stay safe-stay healthy, wash-hands, social distancing and keep positive thinking.
Monday, March 30, 2020
Covid-19 sangat menghantam banyak bisnis, tidak terkecuali bisnis kami. Beberapa purchased order yang telah dijadwalkan 6 (enam) bulan yang sebelumnya, tetiba dibatalkan. Rencana bisnis, ekspansi dan produksi pun mengalami gangguan yang sangat signifikan. Namun, kami memahami dalam situasi dan kondisi seperti ini, klien juga memiliki skala prioritas.
Besar keinginan kami untuk berkontribusi dalam menangani wabah pandemik ini dengan kemampuan dan kapasitas yang M I U M O S A miliki. Adapun beberapa program Corporate Social Responsibility(CSR) kami adalah:
Donasi setiap pembelian produk sepatu dan tas untuk kegiatan pengadaan APD yang digalangkan oleh Komunitas TDA (Tangan Di Atas) Peduli.
Bundling Program untuk setiap pembelian sepatu dan tas mendapatkan salah satu produk partners: Skincare Vitamin E, Organic Handwash, Madu Hutan Murni atau Kaos Campaign against Covid-19.
Temporary business treatment. Bahwa workshop kami & partners kami membuat sepatu edisi khusus (limited edition) bot safety (safety boots) yang dapat digunakan untuk tenaga medis (APD) atau bagi rekan-rekan yang karena satu dan lain hal tidak dapat #workfromhome.
Adapun hotline support kami bisa dihubungi melalui email: marketing@miumosa.com; telepon di +6221 22784692 atau Whatsapp ke 08128414258. .
Stay safe, stay healthy. Always wash hands and social distancing. Together we fight Covid-19.
Tetap semangat,
Anindya Sukarni
Founder & CEO
anin@miumosa.com
.
#cov?d19 #miumosacontribution #wearemiumosa #staysafe #stayhealthy #kemenkopukm #bidangpemasarankukm #ourcontribution #indonesiamallbri #tdapeduli #corona #cardib
Wednesday, March 25, 2020
On Wednesday 18th March Prada started the production of 80,000 medical overalls and 110,000 masks to be allocated to healthcare personnel, following a request from the Tuscany Region. The production plan provides for daily deliveries, which will be completed by April 6th. The articles are being produced internally at the Prada factory in Montone (Perugia-Italy) which has stayed open for this purpose and also thanks to support of a network of Italian external suppliers.
#PradaGroup
Tuesday, March 17, 2020
It's a really scary time, but we need to make social sacrifices right now", Taylor Swift, American Singer.
Put simply, the idea is to maintain a distance between you and other people — in this case, at least six feet.
That also means minimizing contact with people. Avoid public transportation whenever possible, limit nonessential travel, work from home and skip social gatherings — and definitely do not go to crowded bars and sporting arenas.
“Every single reduction in the number of contacts you have per day with relatives, with friends, co-workers, in school will have a significant impact on the ability of the virus to spread in the population”.
Many public schools, libraries, universities, places of worship, and sporting and cultural institutions have also shut down for at least the next few weeks. These measures are an attempt to enforce distance between people, a proven way to slow pandemics.
Monday, March 16, 2020
[All heil entrepreneur, start up, and SMEs. Saya memulai bisnis hanya berbekal seadanya. Sebuah intuisi, visi dan kecerdasan terbatas. Melewati proses jatuh-bangun yang panjang, semoga kalian bisa jauh lebih baik dan lebih cepat larinya dari saya. Semoga mendapatkan perspektif baru].
BAB 2.
Ini adalah pertanyaan yang sering muncul ketika mengisi kelas, bertemu, berdiskusi bahkan saat hangout santai dengan teman-teman: Bagaimana caranya usaha kita bisa masuk ke Kementerian? Bagaimana cara membangun networkingnya supaya bisa seperti M I U M O S A? Apa mbak Anin memakai jalur khusus (orang dalam)?
[Jawaban terbuka]
Sahabat-sahabatku, teman-temanku, dan rival-rivalku, itu karena pemikiran visioner saya sudah memetakan strategi perusahaan secara terstruktur dan sistematis dalam rentang waktu 5,10 bahkan puluhan tahun kedepan. Kenapa? Ya, memang kualias murni seorang leader adalah pemikiran visioner nya. Setuju?
Yang kedua, enggak harus kok masuk ke lingkaran Kementerian. Banyak cara menuju Roma. Sebaik-baiknya strategi adalah strategi owner dari usaha itu sendiri. Bukan kata mentor, bukan kata coach, bukan kata konsultan, bukan kata orang, bukan kata-kata speakers bahkan bukan kata-kata para cenayang. Percaya pada intuisimu sendiri. Asah terus, karena kualitas murni kedua seorang leader adalah intuisi yang tajam.
Kalau dalam kasus saya, simple-nya begini. M I U M O S A adalah pemain baru dalam dunia desain persepatuan. 2017. Segment market yang ditarget enggak main-main, kelas high end premium. Firm.
Pertempuran terbuka terjadi manakala harus dihadapkan oleh pemain lama merek-merek besar yang memonopoli pasar dan; barang-barang import dan counterfeit . Otak saya harus berpikir keras untuk sesegera mungkin menemukan audience nya (terpacu juga karena modal usahanya UMKM, Sole Proprietorship, Kecil). Ceruk pasar segmen ini sangat kecil (blue ocean), dimana orang-orang tersebut biasanya adalah sosok penentu yang memiliki suara dan pengaruh besar, mampu menggerakkan sesuatu. Sedikit.
Kemudian, jalan membimbing saya menuju Kementerian.
Kuncinya, menurut saya, adalah semakin cepat menemukan target audience, maka semakin cepat vektor-vektor lain dari business model usaha terpetakkan dengan sendirinya. Seorang sahabat pernah mengenalkan Business Model Canvas (BMC). Ya, pakai itu saja, pendekatan paling mudah dan gampang bacanya. Akurat. Tugas leader itu menyederhanakan hal-hal yang rumit agar eksekusi ke jenjang ke bawah berjalan efektif dan efisien.
Yang ketiga. Saya memulainya dari Nol dan tidak ada jalur istimewa. Antrian umum, jalur kurasi. Tahun 2019 bisa dibilang puncak portofolio M I U M O S A sebagai start up. Mulai dari Kegiatan Abang None Jakarta-Kepulauan Seribu, Manila Fame, BIP BEKRAF dan ditutup dengan sempurna dengan ASEAN Forum di Ho Chi Minh, Vietnam.
Yang terpenting adalah kesiapan bisnis itu sendiri. Teman-teman bisa mulai belajar mencari pitch deck yang problem-solving, solusi dari masalah yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Banyak kok sourcing nya. Dan, jangan lelah membangun reputasi, jejaring dan Interpersonal Communications. Understanding People.
Satu, dua dan tiga sudah dikasih tahu kuncinya. Apakah mumpuni menjadi jaminan lulus kurasi? Tidak. Saya enggak percaya faktor keberuntungan, semua pasti ada polanya.
Penutup bab 2.
Sebagai bentuk rasa syukur dan terima kasih, M I U M O S A mengadakan acara sederhana di penghujung tahun 2019. Coloring Indonesia, True Beauty. Mengundang dengan hormat Ibu Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM RI. Mengejutkan, beliau bisa hadir, tanpa diwakili. Terima kasih. Apresiasi luar biasa.
Pada salah satu paparannya, saya baru memahami bahwa ada faktor lain, mengapa usaha saya- yang tidak populer dan anti mainstream ini- bisa terpilih di banyak kurasi.
Saya tulis dalam huruf cetak tebal supaya tertanam di alam bawah sadar kita bersama ya. Semoga ini menjadi jawaban pamungkas dari pertanyaan FAQ di atas.
“Kami mendukung usaha orang-orang yang memiliki mental yang tangguh dan visi ke depan. Yang setiap jatuh, bangun lagi. Belajar dari kegagalan dan kesalahan, memperbaiki diri, berbenah, dan mulai lagi. Yang tidak berpangku tangan dan berharap mendapatkan bantuan atau suntikan modal keuangan saja. Sebuah usaha yang memang memiliki pondasi yang kuat dan siap menghadapi tantangan, itu yang akan kami dukung”.
Loud and Chrystal Clear.
Anindya Sukarni
Thursday, March 12, 2020
“Lulusan SMK masih dipandang sebelah mata oleh sebagian besar dunia usaha, oleh karena itu M I U M O S A terdorong untuk memberikan bekal hardskills dan softskills sebagai portofolio para siswa-siswi yang mengikuti program Internship. Kami harapkan para siswa-siswi menjadi lebih confident dan kreatif, bukan hanya pada saat mereka terjun ke dunia kerja, namun mampu membawa dampak perubahan positif di lingkup sekolahnya,” Anindya Sukarni, Founder & CEO M I U M O S A.”
Tidak terasa sudah angkatan ke-3 para siswa-siswi dari SMK Cybermedia Jakarta Selatan mengikuti program Internship M I U M O S A. Program Internship yang disiapkan umumnya sangat dekat dengan dunia kreatif millenial yaitu desain dan konten kreatif.
Para siswa umumnya akan terjun langsung dan berinteraksi dengan divisi terkait, bekerja dalam tim dan memecahkan masalah bersama-sama. Menggunakan silabus terpadu dan sistematis untuk mendapatkan hasil output yang terukur. Para siswa pun diharuskan mengikuti ujian kompetensi pada akhir masa Internship.
M I U M O S A sendiri adalah sebuah perusahaan desain sepatu dan tas yang menyasar kelas premium. “Saya memahami betul terdapat gap transfer knowledge yang terjadi. Jangankan siswa Internship, yang dedicated staf saja butuh waktu untuk memahami corporate culture dan values dari perusahaan. Industri fesyen itu sangat mengandalkan intuisi, sense of high taste dan artistik desain. Dan itu butuh effort yang tidak biasa,” imbuh Anindya.
Untuk menghasilkan sebuah proses yang efektif, biasanya tim M I U M O S A mempelajari dan menelusi kompetensi, arah minat dan bakat masing-masing siswa-siswi. Ada siswa yang sangat baik pemahamannya dengan aplikasi desain grafis, sementara yang lainnya, bisa jadi, lebih tertarik dengan konten kreatif dan sosial media.
Khusus tahun ini, tiga siswi mengikuti program internship pada bulan Februari hingga Mei 2020. Seorang siswi kompeten untuk membantu tim desain, seorang lainnya memiliki bakat untuk menulis konten kreatif, sementara satu siswi lainnya kami kenalkan dengan dunia digital marketing dan marketplace.
“Jika pada tahun lalu, kakak kelas mereka mampu menciptakan video kreatif campaign acara kami: Abang None Jakarta-Kepulauan Seribu 2019 dan Manila Fame 2019 yang turut kami publikasikan secara realtime di semua platform digital perusahaan. Harapannya tahun ini, para lulusan internship program dapat membuat sebuah produk kreatif yang menjadi kebanggaan dan prestasi pribadi maupun sekolahnya”,tutup Anindya. [Red].