Crafting stories with purpose—where every creation inspires, empowers, and connects.
Friday, November 22, 2019
Art-Fashion Performing Art. Photography Exhibition. Art of Shoe Making. Fashinnovation Class. Beauty Clinic. Networking. Entertainment Music.
Menjadi mitra BIP - Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) 2019 mewakili DKI Jakarta untuk subsektor fesyen dan mewakili Indonesia dalam forum ASEAN Capacity Building atas rekomendasi dari Kementerian Koperasi dan UKM adalah apresiasi yang membanggakan bagi perkembangan M I U M O S A di penghujung tahun ini.
Sebagai fast-moving fashion start-up company, M I U M O S A selalu berinovasi dan berkolaborasi untuk menciptakan desain sepatu yang original dengan mengangkat heritage Indonesia. Artistry, avant-garde, tailored dan sophisticated.
Art Fashion Solo Exhibition bertajuk Coloring #Indonesia, the True Beauty adalah persembahan dari kami.
Why Come and What You Get:
1. Networking
2. Knowledge for the basic needs of setting up your business
3. Advance your career path and get access to fashion business job opportunity
4. The Art of Shoe Making. Know how was it Made and how we concern about sustainable fashion
5. Art-Fashion Performing: M I U M O S A: The Journey, The Challenge and the Future.
Acara ini akan dilaksanakan pada:
Hari/Tanggal : Rabu, 18 Desember 2019
Pukul : 10.00 s/d 15.30 wib
Tempat: Jakarta Creative Hub. Graha niaga 1st/Fl. Jl. KH. Mas Mansyur, Jakata Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10230
Untuk informasi dan pendaftaran ke www.miumosa.com/advertise atau ke 08128414258 (WA).
Media Center:
T/F. +6221 2278 4692
M. +628128414258 (WA)
Email: anin@miumosa.com (direct) &
marketing@miumosa.com (sponsor & media partner).
www.miumosa.com
Friday, November 22, 2019
What the Expert says about Healthy Skincare and Flawless Cosmetics
Sebagai rangkaian dari kegiatan Art Performing Coloring Indonesia, True Beauty, M I U M O S A bekerja sama dengan Curaskin Care dan LTPro membuka kelas Beauty Class.
Tuntaskan penasaranmu tentang:
1. Produk skincare dan kosmetik yang aman dan paling cocok dengan iklim tropis.
2. Tren Inovasi dan Teknologi Kecantikan dan Perawatan Tubuh di tahun 2020.
3. Konsultasi perawatan tubuh dan wajah dengan ahlinya.
4. Demo Make Up Tutorial dari LT Pro
5. Life of Fashion Models.
6. Exclusive giveaway.
Dipandu oleh Ichi Nuraini, the Face of Miumosa, seorang mantan model profesional yang pernah bekerja dengan beberapa desainer kondang seperti Sebastian Gunawan, Biyan, Sally Koeswantom Denny Wirawan dan Eddy Betty.
Venue:
18 Dec 2019
10 AM to 12 PM
Jakarta Creative Hub, Graha Niaga 1st/Fl.
Jl. KH Mas Mansyur, Central Jakarta. Indonesia
10230.
Investasi: 200K
Rekening Bank:
Bank BRI KC Pasar Minggu
Miumosa Arthakarya Mandiri
AC. 033901002142308
RSVP: 08128414258 (WA)
http://www.miumosa.com/advertise
Friday, October 25, 2019
Fundamental Steps and Strategy to Strengthen Brand Identity from cross-collaboration government, brand owners and digital practitioner.
Menjadi mitra dua lembaga negara yakni Kementerian Koperasi dan UKM dan BEKRAF adalah sebuah lompatan besar bagi M I U M O S A, start-up fashion Indonesia yang mendapat insentif BIP BEKRAF 2019 dan berpameran di Manila Fame serta mewakili Indonesia di ajang ASEAN Capacity Building di Ho Chi Minh, Vietnam, September 2019.
Dalam Business Talk yang sangat inspiratif ini, Sahabat Kreatif akan mengetahui bagaimana dukungan pemerintah untuk untuk hadir dan merangkul para pelaku ekonomi kreatif untuk dapat tumbuh, berkembang dan meluaskan sayap usaha menjadi tanpa batas.
Selain itu, Sahabat Kreatif juga akan mengetahui peta roadmap digital innovation di tahun 2020 dan beyond dari seorang pelaku usaha, influencer dan master coach millennial.
2020 is about to come and be ready for it!
18 Dec 2019
10 AM to 12 PM
Classroom A, Jakarta Creative Hub
Graha Niaga 1st/Fl. Jl. KH Mas Mansyur
Kb. Melati 5 No.20
Central Jakarta 10230
Limited Seat.
RSVP:08128414258 (WA)021-22784692 (Office)
Registrasi online: http://www.miumosa.com/advertise
*Free of Charge
*Donation is open for our CSR Projects and R&D Development
Tuesday, September 17, 2019
Sleek, seamless shapes. Durable design. Lightweight and breathable fabrics. The athleisure wear masterminded by Girlfriend Collective ticks all the right technical and aesthetic boxes – and what’s more, each set of compressive leggings is made from 25 recycled post-consumer plastic bottles. Crafted from ECONYL® – a fiber derived from recycled fishing nets and other plastic waste gathered from oceans and landfills – the Girlfriend Collective range is stocked by sustainable clothing platform Reformation, with sports bras retailing at a reasonable $38-$48 and leggings at $68-$88.
Origin article: 5 Sustainable Fashion Brands That Won't Break The Bank
Photo: Girlfriend Collective Instagram
Wednesday, September 11, 2019
Jakarta- Pembekalan dan Pengikatan Komitmen Perjanjian Kerja Sama Penerima Bantuan Insentif Pemerintah (BIP) 2019 yang diadakan oleh Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) dengan menyertakan enam puluh dua usaha terpilih dari seluruh sebaran wilayah di Indonesia telah memasuki acara puncaknya kemarin (10/9) di Hotel Harris Vertu, Harmoni, Jakarta.
Adalah prestasi dan kebanggaan bagi M I U M O S A sebagai salah satu usaha fashion start up yang masuk dalam daftar usaha yang mendapatkan insentif dari Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) ini. “Dengan apresiasi ini, usaha saya untuk meningkatkan derajat sepatu sebagai salah satu produk fesyen yang seringkali luput dari perhatian, rasanya berbuah manis.”, Anindya Sukarni, founder dan ceo dari M I U M O S A.
M I U M O S A, a Brand with Purpose: Passion½People½Planet½Profit adalah sebuah brand sepatu fesyen Indonesia yang lebih menonjolkan unsur seni dan artistry, high fashion dan detailnya dalam setiap pembuatan desain. Dengan semangat untuk melestarikan budaya nusantara lewat Batik, Tenun dan Etnik, M I U M O S A turut berkontribusi untuk mendukung produk fesyen yang ramah lingkungan atau Sustainable Fashion.
Tahun 2019 merupakan tahun yang sangat progresif bagi M I U M O S A. Berawal dari keikutsertaan kami dalam pameran high end fashion and lifestyle Manila Fame di bulan April 2019, sebagai partner resmi penyedia sepatu budaya (official shoe partner) helatan duta budaya Abang None Jakarta – Kepulauan Seribu 2019 dan Gebyar Pernikahan Indonesia, rasanya cukup menjadi rekam jejak yang mengesankan dari sebuah fashion start up yang baru akan memasuki usianya yang ketiga November mendatang.
“Kala itu sedang hectic-hectic nya membuat desain, produksi dan kampanye sepatu pernikahan (shoe couture) adat, ketika sebuah surel datang agar berpartisipasi dalam kurasi BIP Bekraf. Tidak memiliki target apapun, M I U M O S A masuk dalam daftar yang lolos kurasi tahap pertama. Baiklah, saya akan serius mengerjakan proyek ini agar bisa lulus kurasi-kurasi berikutnya”, ujar Anindya, yang justru memilih kota Baku, Azerbaijan sebagai kota pertama untuk melangsungkan fashion show di tahun 2018 silam.
Tahapan-tahapan kurasi ini cukup jelas dan dapat diakses secara runtut di situs resmi http://bip.bekraf.go.id/ . Pengalaman berharga bertemu dengan lintas sub-sektor industri kreatif lainnya dari kuliner, aplikasi dan gim, kriya, dan film diharapkan dapat menjadi jembatan kolaborasi kreatif. Tahapan yang paling menantang dan menentukan adalah pada saat presentasi dan wawancara untuk meyakinkan tim kurator yang dipilih oleh Bekraf.
“Menjadi urutan paling buncit adalah kesempatan saya untuk mengkampanyekan produk sepatu fesyen M I U M O S A lebih inklusif dan luas lagi. Masukan, saran dan kritik dari tim juri justru membuat lecutan semangat bagi saya untuk berkarya lebih baik lagi dan mampu memilah skala prioritas usaha”.
Tahap kurasi akhir ditutup dengan kunjungan kerja verifikasi di lokasi usaha.
Industri kreatif di Indonesia sudah memberikan kontribusi yang baik untuk membantu perekonomian nasional. Hal tersebut bisa terlihat dari meningkatnya jumlah industri kreatif di Indonesia dan tingginya pelaku UKM yang mulai go digital. Semoga dengan adanya Bantuan Insentif Pemerintah ini mampu menjadi solusi dari masalah pendanaan dan management usaha yang menjadi kendala terbesa usaha kreatif untuk tumbuh dan berkembang.
Sunday, September 8, 2019
M I U M O S A has been recognized by the Creative Economy Agency (Badan Ekonomi Kreatif-BEKRAF) as a partner through the Government Incentive Assistance (Bantuan Insentif Pemerintah- BIP) program in 2019. Endorsed by the Ministry of Cooperatives and SMEs, M I U M O S A also had the distinct pleasure to represent Indonesia in the ASEAN Capacity Building Workshop on the Development of Women-owned MSMEs through e-commerce.
2019 has been a year full of progress for M I U M O S A. We kicked off the year by participating in the Manila Fame high-end fashion and lifestyle exhibition in April. We also became the official shoe partner of the Abang None Jakarta- Thousand Islands 2019, and the Indonesian Wedding Festival: Gebyar Pernikahan Indonesia. This list already made an impressive track record for a fashion start-up that is only entering its third year this November.
As a fast-moving fashion start-up company, M I U M O S A continues to innovate and collaborate to create original shoe designs that are tailored and sophisticated, artistry and avant-garde and highlight Indonesian heritage. Ethical Fashion is about our concerns to commit.
We present Art Fashion Performing titled Coloring #Indonesia, the True Beauty
Why Come and What You Will Get:
1. Networking opportunity
2. Knowledge on the basic needs to set up your fashion business
3. Opportunity to advance your career and get access to job opportunities in the fashion industry
4. The Art of Shoe Making: Know how it’s made and how we care about sustainable fashion
5. Design collaboration with Manila's clothing brand: An avant-garde fashion show.
This event will be held on:
Date : Saturday, December 14, 2019
Time : 16.00- 22.00 wib
Venue : Djakarta Theatre 3rd Floor, Jl. MH Thamrin No. 9, Jakarta Pusat.
For further information and registration, please visit www.miumosa.com/advertise.
*RSVP is Highly Recommended.
True Beauty is born through our action and aspirations and in the kindness, we offer to others.
With Love and Gratitude,
Anindya Sukarni
Founder & CEO, M I U M O S A
Media Center:
Graha Jepe 9 Lantai 2
Jl. Raya Ragunan No.9 Jakarta Selatan
T/F. +6221 2278 4692
E. info@miumosa.com
Media partner & Sponsor: marketing@miumosa.com
RSVP: http://www.miumosa.com/advertise
Monday, August 12, 2019
The September issue is the magazine world's equivalent of January, it's very own new year.
The concept of a September issue’s impact was bolstered by the eponymous 2009 documentary, following Vogue’s editor-in-chief Anna Wintour and former creative director Grace Coddington’s road to putting the ‘book’ together in 2009. It’s a record 840 pages and Wintour supervises the production of each one.
The September issues of fashion magazines are traditionally seen as the most important of the year because they carry the most advertising, and cover stars generally have pulled within the industry.
What About Indonesia? Does it crucial to make September’s Cover Page?
Although there are many notable fashion weeks around the world, only four are known as the "Big Four": Paris, Milan, London, and New York.
These mega fashion capitals have a significant influence on international fashion trends. They’re home to the most influential designers, the most important fashion weeks, and the most prominent fashion magazines, not to mention countless trade shows, exhibitions, and award shows.
These cities have been well-established as fashion capitals for decades, if not centuries. There is the forefront of fashion innovation and where fashion ideas take root and trends are defined.
Photo: https://twitter.com/dewimag
Tuesday, August 6, 2019
A Note from Anindya Sukarni.
"Ada dua hal yang kontradiktif di sini. Jika generasi terdahulu masih memercayai konsep Loyalty Programme, sementara generasi milenial justru sebaliknya. Tidak ada itu namanya konsumen loyal. Mereka cenderung memilih produk karena “good product, good service and good price”.
Perubahan adalah Keniscayaan. Revolusi Industri 4.0 sebagai perkembangan peradaban modern telah kita rasakan dampaknya pada berbagai sendi kehidupan. Penetrasi teknologi yang serba disruptif, menjadikan perubahan semakin cepat, sebagai konsekuensi dari fenomena Internet of Things (IoT), big data, otomasi, robotika, komputasi awan, hingga inteligensi artifisial (Artificial Intelligence). Pada akhirnya, perubahan tersebut turut mengubah cara hidup, bekerja bahkan berkorelasi pada hubungan antar manusia.
Sebagai pemilik usaha adalah penting untuk selalu menciptakan akselerasi dinamis dengan perubahan, terutama yang berkaitan dengan kepuasan pelanggan (customer driven). Adalah penting untuk memahami karakteristik perilaku konsumen (customer behaviour), tema Winning Your Customer Through Experience Driven Commerce, rasa-rasanya memang kekinian sekali.
The expert said that ….
Slamet Sudjono, pakar Digital Marketing dari TBD-Embarking New Journey dalam satu paparannya menyatakan bahwa “Loyal Customer are our Best Friend”. Loyalitas pelanggan memiliki peran penting dalam sebuah perusahaan, mempertahankan mereka berarti meningkatkan kinerja keuangan dan mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan. Pelanggan yang loyal merupakan aset penting bagi perusahaan dalam meningkatkan laba dan prospek prusahaan di masa datang.
Loyalitas ditunjukkan kedalam sebuah bentuk perilaku, pembelian berulang dan merekomendasikan produk perusahaan kepada orang lain. Drive and grow the brand, influence others, and love brand unconditionally. Dengan testimoni dan nilai positif yang mereka tularkan, diharapkan mampu menarik pelanggan-pelanggan baru.
What others perspective was truly the opposite: Millennials.
“Bukanlah loyalty yang berperan penting dalam keberlangsungan brand dan sebuah usaha. Mereka loyal karena sogokan-sogokan. Gift voucher belanja, voucher Gopay, free ongkir, diskon hanyalah sebagian kecil. Kalau ada barang bagus, servis bagus tetapi harga murah, kenapa enggak? Dengan adanya digital commerce, maka konsumen dapat melakukan komparasi antar produk secepat jari-jemari bermain ponsel canggih, sebelum akhirnya memutuskan untuk membeli.”, kurang lebih paparan Antonius Taufan, Founder & Managing Director TADA.
Advocacy is beyond customer loyalty. Advokasi bertujuan membangun hubungan pelanggan yang lebih dalam dengan mendapatkan tingkat kepercayaan dan komitmen dengan mengembangkan transparansi, dialog interaktif dan terbuka, kecepatan dan kemitraan bersama dengan pelanggan.
Alam bawah sadar saya seketika menjustifikasi sesuatu. Bagaimana dengan Apple? Dimana adalah umum dilihat habit orang rela mengantri, bahkan melakukan sesuatu yang kontroversi, untuk mendapatkan sebuah produk keluaran terbaru dengan “harga yang tidak adil.” Tidak adil karena, dengan spesifikasi yang sama, merek lain tidak dapat menjual diatas atau minimal setara dengan Apple.
“Mungkin bukan soal loyal nya atau advokasi, tetapi komitmen. Karena antara dua pendekatan di atas, pada akhirnya, membutuhkan komitmen dari kita. It is about commitment. “
*Meet Magento Indonesia 2019 adalah yang konferensi wajib para penggiat e-commerce Indonesia. Dibuka oleh Muliadi Jeo, director dari i.cube membawa para pakar yang kompeten di bidangnya, mulai dari Gosend, Midtrans, the F Thing, the Body Shop Indonesia, tampak pula perusahaan asing seperti Parcel Platform, Frost & Sullivan, TADA, NS8 dan lain-lain.